Kamis, 10 Maret 2011

Pengertian Antivirus dan Cara Kerjanya
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini:

a. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.

Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).

b. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus.

Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive.

Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus.

Antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah diprogram untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall, untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah bervirus ke inbox pengguna.
Antivirus berdasarkan jenis pengguna dapat dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.




MACAM – MACAM ANTI VIRUS
1. Avira AntiVir PersonalEdition Classic
Avira menawarkan software anti virus yang lengkap dan gratis. Software ini juga dilengkapi perlindungan terhadap virus, trojans, backdoor program, worm, dan lain-lain.
2. AVG Free Edition
AVG dilengkapi dengan resident shield, email scanner, anti virus/trojan. Tidak berat dijalankan di komputer.
3. PCclear Antispyware with Free Antivirus
PCclear Antispyware with Free AntiVirus merupakan software anti virus gratis yang dilengkapi dengan anti spyware, active X & registry protection, dan history sweeping.
4. Avast Home Edition
Avast Home Edition menawarkan anti virus, worm, trojan, boot time scanner, feature screen saver scaner membuat anti virus ini dapat bekerja sebagai screen saver.
5. Gucup Antivirus (GAV)
Gucup AntiVirus mampu men-scan virus dan malware. Dapat mendeteksi dalam ZIP atau RAR file. Buatan Universitas AtmaJaya Yogyakarta Indonesia.
6. BitDefender Free Edition
BitDefender adalah anti virus gratis yang juga anti spyware yang menawarkan update setiap jam.
7. RemoveIT Pro
RemoveIT Pro adalah anti virus gratis yang juga mendeteksi dan menghilangkan Spyware, Malware, Worm, Trojan dan Adware.
8. Comodo AntiVirus
Comodo AntiVirus menawarkan proteksi tehadap anti virus dilengkapi anti spyware, trojan, dan malware yang lain. Ditambah feature email scanning dan worm blocker.
9. PC Media Antivirus (PCMAV)
PCMAV merupakan anti virus indonesia yang dibuat dan dipersembahkan bagi pembaca PC MEDIA

Antivirus dan Update Antivirus yang Bayar
1. Norton AntiVirus 2008 (NAV)
Norton Antivirus 2008 menawarkan perlindungan terhadap virus, spyware, trojan, hack tool, email scanner, Instant Message Scanner, worm dan script blocking.
2. Kaspersky Anti-Virus Personal
Kaspersky AntiVirus dapat mendeteksi virus, behavior blocker, dan integrity checker. Dilengkali perlindungan terhadap trojan, adware, dan worm.
3. ESET NOD32 Antivirus (NOD)
ESET NOD32 Antivirus melindungi komputer dari virus, trojan, dan worm. NOD32 dikenal cepat dan men-scan dan tidak memberatkan sistem
4. McAfee VirusScan 2007
McAfee VirusScan memberikan proteksi 3 in 1, yaitu mendeteksi dan membersihkan virus, memblok spyware, dan mencegah hacker menyerang sistem Anda.
5. Panda Antivirus 2008
Panda Antivirus 2008 merupakan software anti virus yang dilengkapi feature anti spyware, anti phising, anti rootkit, dan website scanner.
6. Sophos Anti-Virus
Sophos AntiVirus memberikan proteksi terhadap virus, spyware, trojan, worm, dan adware pada komputer Anda, network, dan remote laptop.
7. Trend Micro AntiVirus plus AntiSpyware 2008
Trend Micro AntiVirus plus AntiSpyware merupakan software anti virus, anti trojan, anti spyware, ditambah feature deleted file recovery
8. Microworld AntiVirus & Spyware Toolkit Utility
Microworld AntiVirus & Spyware Toolkit Utility merupakan anti virus dan antispyware yang portable sehingga bisa dicopy di USB flashdisk, tidak perlu diinstall, tinggal download dan scan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar